
GABUS, Surapatipers.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra bersama Forum Wartawan Pati (FWP) melayat ke kediaman almarhum Mohammad Aqib (43), seorang pria asal Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati yang wafat ketika bekerja di luar negeri. Almarhum Aqib meninggal dunia di Polandia pada 9 Oktober 2026.
Di kesempatan itu, Chandra menyerahkan tali asih kepada keluarga mendiang di rumah duka hari ini, Jumat, 30 Oktober 2026. Ia didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Bambang Agus Yunianto, Camat Gabus, Eko Budi Santosa, dan Kepala Desa (Kades) Tanjunganom, Patman.
Chandra mendoakan almarhum agar wafat dalam kondisi khusnul khatimah. Ia juga memberi motivasi kepada keluarga almarhum agar tetap gigih menjalankan hidup tanpa sosok Aqib.
“Almarhum InsyaAllah berkat doa panjenengan semua yang diridhoi Gusti Allah sehingga almarhum lancar dipulangkan ke Pati, kita manusia hanya berusaha, yang menentukan Gusti Allah. Alhamdulillah keluarga bersungguh-sungguh nyuwun ridho Gusti Allah sehingga saged wangsul. Kami hanya menjembatani, alhamdulilah saged wangsul,” ucap Plt Bupati Pati.
Ia berharap keluarga almarhum Aqib tetap kuat menghadapi ujian ini. Apalagi almarhum Aqib merupakan tulang punggung keluarga, yang mana masih memiliki seorang anak kecil. Chandra mengapresiasi kerja keras almarhum Aqib sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sana.
“Harapan kami untuk anak belajar giat. Almarhum Aqib sebagai tulang punggung keluarga, dia di sana sebagai pejuang buat keluarga,” ujarnya.
“InsyaAllah Khusnul khatimah karena beliau berusaha menghidupi keluarganya. Beliau orang hebat, perjuangan bapak ini jangan disia-siakan,” imbuhnya.
Pihak keluarga korban pun berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dan FWP yang telah peduli dengan almarhum Aqib. Jauh-jauh dari negara Polandia, almarhum Aqib dapat dibawa pulang untuk dikebumikan di Tanah Air.
“Kami selaku keluarga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kehadiran semua, terutama Bapak Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Kami berterimakasih banyak karena sudah dibantu komunikasi ke luar negeri dengan kedutaan, kementerian, gubernur sehingga usaha dikabulkan oleh Allah beserta teman-teman yang peduli pada kami,” ungkap kakak korban, Anhar.
Ia sempat tidak menyangka jenazah sang adik dapat dibawa pulang.
“Bagaimanapun Polandia di Eropa, negara barat, kamintidak kepikiran lagi. Alhamdulillah Mas Sapto (Ari Saptono) dan teman-teman FWP langsung bergerak seminggu lebih sedikit,” urainya.
Ia mendoakan agar Plt Bupati Pati senantiasa dimudahkan jalannya dalam menjalankan tugas di Pemkab Pati. Ia juga mendoakan agar Plt Bupati Pati selalu dalam perlindungan Allah SWT.
“Saya sangat terkesan sekali karena kondisi Mas Aqib meninggalkan satu putra, mudah-mudahan bapak memberi motivasi supaya pendidikannya berlanjut hingga ke perguruan tinggi. Atas amal baik jenengan, semoga Allah memudahkan apa yang menjadi program Bapak Chandra dan program unggulannya terlaksana dengan baik,” ucap Anhar.
Di samping itu, keluarga korban mendukung supaya Chandra dapat memajukan Kabupaten Pati dan memakmurkan masyarakat Bumi Mina Tani.
“Mudah-mudahan bapak diberikan rahmat, dimudahkan jalan memimpin Pati, Pati semakin maju, aman, dan tenteram. Negaranya makmur, bupati makmur, rakyatnya makmur,” tandasnya.
Selain itu, atensi juga datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng). Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jateng telah datang ke kediaman almarhum Aqib untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga almarhum.





