
MARGOREJO, Suarapatipers.id – Kerusakan ruas Jalan Bumirejo-Jalur Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, belakangan ramai disorot masyarakat di media sosial bakal mendapat penanganan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Riyoso, pun terjun langsung ke lokasi untuk meninjau kerusakan jalan, Rabu 7 Oktober 2026.
Ia menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp1,7 miliar melalui perubahan anggaran 2026 untuk memperbaiki ruas jalan tersebut. Hanya saja sampai saat ini anggaran tersebut masih menunggu pengesahan perubahan anggaran sebelum masuk tahap pemilihan penyedia.
“Perubahan anggaran 2026 ini sudah dialokasikan Rp1,7 miliar. Ini tinggal menunggu perubahan anggaran disahkan kemudian baru bisa dilakukan pemilihan penyedia,” ujarnya.
“Anggaran murni kemarin ruas Jalan Bumirejo-JLS sudah dialokasikan Rp1 miliar, tapi belum bisa menangani seluruh kerusakan. Akhirnya diusulkan lagi di perubahan anggaran 2026 ini senilai Rp1,7 miliar,” jelasnya.
Disisi lain Kabid Bina Marga, Hasto Utomo, menyebut perubahan anggaran diperkirakan disahkan pada pertengahan Oktober 2026. Setelah itu, DPUTR akan melanjutkan proses pemilihan penyedia sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Targetnya paling lambat awal November sudah mulai pelaksanaan,” ujarnya.
Untuk penanganannya, DPUTR merencanakan penggunaan aspal hotmix. Pekerjaan diprioritaskan pada bagian ruas yang mengalami kerusakan parah.
Hasto menyebut penanganan yang direncanakan mencakup sekitar 1,2 kilometer ruas jalan. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama berada di Dukuh Blado.
“Target penanganan kurang lebih 1,2 kilometer, bisa menangani kerusakan yang parah, utamanya di Dukuh Blado,” ungkapnya.
Dengan demikian, perbaikan tidak langsung mencakup seluruh ruas Bumirejo-JLS. Penanganan akan difokuskan pada bagian yang dinilai mengalami kerusakan paling parah sesuai rencana pekerjaan. (RED – Suarapatipers.id)





